Seni Motret

seni-motret.blogspot.com - nah untuk memenuhi janji seni motret pada artikel sebelumnya, kali ini akan kami bahas lanjutannya dan mungkin benjadi bab terakhir dari pembahasan istilah dasar fotografi. langsung saja sudah tidak usah panjang lebar kali tinggi lagi berikut untuk anda

T

- Telephoto
marupakan nama yang digunakan untuk lensa yang focal lenght- nya lebih panjang dari 50 mm dan memiliki sudut pandang kurang dari 45 derajat. telephoto pada umumnya memiliki panjang sekitar 80 mm, medium sekitar 135 mm dan untuk telephoto extreen bisa sampai dengan 300 mm atau lebih. untuk yang extreem biasa disebut dengan istilah termos putih yang biasanya digunakan untuk memotret benda - bendda yang sangat jauh agar terlihat lebih dekat seperti cara kerja dari teropong.

- Tripod
merupakan sebuah alat yang digunakan sebagai tumpuan atau landasan untuk memasang kamera. para fotografi biasa menggunakan tripod untuk menstabilkan kamera selama exposure terjadi. dan tripod ini sangat membantu jika melakukan exposure yang lebih lama dari 1/30 detik

- Tone
merupakan istilah lain untuk warna. tetapi jug dapat diartikan mood yang dihasilkan oleh kombinasi warna pada sebuah foto.

U

- Under Exposed
yakni kegagalan untuk mengekspose sensor dengan benar karena tidak cukupnya cahaya yang masuk ke sensor untuk memunculkan warna dan brightness. foto yang under exposed akan tampat lebih gelap dan kekurangan warna.

- UV Filter

sebuah filter lensa yang bening tanpa warna fungsinya yakni untuk mencegah sinar ultraviolet masuk ke dalam sensor.

V

- View Finder
merupakan kotak yang digunakan untuk melihat objek saat di bidik. view finder juga disebut dengan jendela bidik dan pada umumnya terletak pada layar untuk panduan exposure, fokus, dan juga kesiapan dari flash.

W

- Warm Tone
sebuah penampilan atau mood warna sebuah foto yang cenderung lebih kuning atau juga warna jingga. namun pada foto hitam putih akan terlihat menjadi sephia atau kecoklatan.

- wide angle
jenis lensa yang mampu untuk memberikan pandangan yang lebih luas. lensa ini biasanya memiliki rentang focal lenght 35 sampai dengan 244 mm. sedangkan untuk ultra wide angle memiliki panjang 20-8 mm, dengan menguganakan lensa wide angle sangat memungkinkan untuk mendapatkan fokus yang lebih merata padaseluruh bagian foto.

Z

- Zoom
merupakan kemampuan dari lensa untuk merubah focal lenght. lensa zoom sendiri tersedia dalam beberapa rentang yang berbeda seperti antara 35 sampai dengan 105 mm.

nah bagaimana dengan ulasan diatas cukup menarik kan. dan dengan akhir dari abjad yakni Z jadi artikel ini juga sebagai artikel penutup dari istilah dasar fotografi yang sudah memiliki pembahasan sampai IX BAB yang kita baca kali ini. dan lihat istilah lainnya yang tidak ada pada pembahasan kali ini pada BAB I, BAB II, BAB III, BAB IV, BAB V, BAB VI, BAB VII dan juga BAB VIII. semoga bermanfaat

salam fotografi
Read More …

seni-motret.blogspot.com - kembali lagi bersama seni motret, semoga anda tidak bosan - bosan mengunjungi situs ini sebagai refrensi fotografi anda. dan kali ini ijinkan seni motret untuk kembali melanjutkan pembahasan yang kemarin masih belum lengkap yakni masih mengenai istilah dasar fotografi. dan jika diurut sesuai dengan abjad mungkin selain pada bab VIII ini masih ada beberapa lagi nantinya sebagai penerus darirangkuman mengenai istilah dasar fotografi. langsung saja tidak berlama - lama berikut lanjutan dari pembahasan sebelumnya




S

- Saturasi
saturasi sensiri yakni istilah yang sering digunakan saat berhubungan dengan warna pada sebuah foto, seperti cerah atau tidaknya warna - warna yang terdapat pada foto. saturasi ini dapat dimanipulasi dengan menggunakan post - processing.

- Shadow
merupakan bagian tergelap dari sebuah foto. dan dapat diartikan sebagai kebalikan dari highlight yang biasanya menampilkan detil dan tekstur pada foto.

- Sharpness
sharpness merupakan ketajaman dari foto yang terfokus atau tajam pada satu titik.

- Shutter
merupakan serangkaian tirai di dalam lensa yang fungsinya untuk membiarkan cahaya yang masuk untuk dapat sampai ke sensor dalam rentang waktu tertentu.

- Shuttter release
merupakan tombol yang digunakan untuk menentukan menutupnya shutter. tombol ini mampu bekerja dalam dua bagian yakni jika ditekan setengah maka akan mencari fokus jika menggunakan mode autofocus. sedangkan jika ditekan secara penuh maka dapat menutup tirai shutter.

- Single lens reflex
single lens reflex atau sering disingkat dengan SLR merupakan jenis kamera yang memiliki cermin yang dapat digerakkan dan biasanya terletak pada bagian belakang lensa dan kaca untuk melihat objek. sensor yang terletak pada bagian belakang dari susunan cermin ini akan bergerak juga seiring dengan exposure yang terjadi. SLR dan DSLR merupakan dua sistem yang sangat berbeda dimana SLR merupakan analog sedangkan DSLR merupakan digital.

- Slow
merupakan istilah yang digunakan untuk jangka waktu exposure yang lama, biasanya saat menggunakan aperture dengan bukaan kecil atau bila shutter speed lebih lempat dari 1/30 detik.

- Stop
merupakan pengukuran cahaya yang digunakan untuk menggambarkan aperture atau shutter speed. meskipun lebih umum jika digunakan bersama aperture. perbedaan satu stop dapat diartikan dengan setengah atau dua kali lipat dari jumlah cahaya. yang perlu anda ketahui adalah stop down yang berarti mempersempit aparture dan sedangkan atop up berati melebarkan aparture.

terimakasih telah berkunjung dan mudah - mudahan bermanfaat bagi anda. untuk kali ini hanya sampai disini saja rangkuman istilah dasar fotografi bagi anda dan masih akan dilanjutkan pada bab berikutnya. jangan lupa untuk melihat yang telah meluncir sebelumnya pada BAB I, BAB II, BAB III, BAB IV, BAB V, BAB VI, serta juga pada BAB VII.

salam fotografi
Read More …

seni-motret.blogspot.com - masih ada sedikit lagi pembahasan selanjutnya mengenai istilah dasar fotografi yang masih belum terkuak pada artikel - artikel sebelumnya yang juga membahas mengenai istilah dasar fotograsi yang sudah terangkum rapi pada bab - bab yang sebelumnya. dan kali ini akan membahas lanjutan dari bab yang kemarin - kemarin yang sudah lebih dahulu meluncur di dunia maya internet. berikut beberapa istilah lanjutannya




O

- Over Exposure
merupakan istilah yang sering digunakan jika para fotografer terlalu banyak memasukkan cahaya dan mengenai sensor saat melakukan exposure. akibat dari terjadinya over exposure adalah hilangnya detail dan teksture dalam highlight pada sebuah foto atau gambar. dan jika sudah terlalu parah hal tersebut dapat mengakibatkan kerusakan yang sangat seruis pada kualitas foto dan sangat memungkinkan kehilangan informasi foto.

P

- Panning
merupakan sebuah teknik pemotretan dimana sebuah kamera mengikuti dari gerakan objek saat dilakukannya exposure, dan biasanya panning inidilakukan dengan menggunakan shutter speed yang pelan.

- Polarizing Fitter
merupakan sebuah filter yang mampu digunakan untuk meneruskan gelombang cahaya ke satu arah. filter yang satu ini biasa digunakan oleh para fotografer untuk memperdalam warna biru pada langit, mengurangi kontras pada suatu tempat yang memiliki cahaya yang sangat terang, dan untuk menembus dari permukaan yang memantulkan cahaya seperti air atau kaca.

- Portrait
merupakan ukuran foto dimana posisinya lebih cinderung ke arah vertical. maksud dari vertical ini adalah lebih tinggi daripada lebar dari foto. selain itu portrait juga dapat diartikan sebagai genre fotografi yang lebih berfokus pada manusia yang dijadikan sebagai objek

- Post - Processing

adalah proses yang dilakukan setelah foto selesai di ambil atau di take. post - processing biasanya lebih menggunakan program editor fotoyang dapat dipasang pada perangkat komputer dan juga dpat dikatakan sebagai editing.

nah untuk kali ini rangkuman istilah dasar fotografi hanya sampai disitu tetapi masih ada bab berikutnya dari istilah - istilah dasar fotografi ini. terimakasih dan jangan lewatkan juga istilah fotografi lainy yang telah terangkum pada BAB I, BAB II, BAB III, BAB IV, BAB V, serta juga pada BAB VI.

salam fotografi
Read More …

seni-motret.blogspot.com - setelah meluncurkan artikel yang masih mengenai istilah dasar fotografi beberapa waktu lalu, hari ini masih melanjutkan beberapa istilah yang masih belum ada pada artikel - artikel sebelumnya. langsung saja kita simak istilah dasar fotografi yang terangkum dalam bab VI berikut ini





L

- Landscape
lanscape merupakan ukuran foto dimana bentunya lebih cenderung horizontal. horisontal sendiri yakni lebih lebar daripada lebih tinggi. selain itu landscape juga dapat diartikan sebagai genre fotografi yang menangkap pemgandangan alam yang sangat luas sebagai objek foto.

- Lensa
lensa yakni kombinasi darikaca dan ruang udara yang telah diatur dalam sebuah selongsong. di dalam lensa juga sudah terdapat diafragma yang dapat membuka dan menutup untuk memungkinkan jumlah cahaya yang masuk. pengaturan cahaya tersebut dikontrol secara manual oleh sebuah ring pada bagian luar dari kamera. fungsi dari lensa sendiri ada dua yakni sebagai pemusat cahaya ke sensor dan yang kedua sebagai pengontrol dari jumlah cahaya yang mampu untuk diteruskan ke sensor dengan menggunakan aparture. sedangkan untuk lensa autofocus bisa dilengkapi dengan motor yang dapat memungkinkan untuk gerak maju mundur untuk mengubah titik fokus.

M

- Makro
makro merupakan istilah lain dari fotografi close - up. tetapi macro lebih spesifik lagi dengan pemotretan sebuah objek yang dariukuran aslinya menjadi lebih besar lagi. makro ini juga dapat digambarkan dengan menggunakan rasio, misalkan rasio 1:2 itu berarti objek di dalam foto setengah dari ukuran aslinya.

- Manual
sebuah mode exposure dimana semua pengaturan exposure - nya dibuat secara sendiri oleh sang fotografer dengan memilih pengaturan angka aparture dan shutter speed secara manual. selain itu juga dapat berarti sebagai buku panduan dasar yang ada pada kamera yang anda beli.

- Maximum Apaerture
merupakan bukaan atau f-stop terbesar yag dapat dibuat oleh lensa. lensa f/1.4 adalah lensa cepat karena memiliki maksimum aperture yang lebih lebar sementara untuk lensa f/4.5 merupakan lensa yang lambat karena memiliki maximum aparture yang lebih sempit. lensa yang cepat sangat membantu anda jika anda menggunakan lensa tersebut dalam sesi pemotretan dalam cahaya yang redup.

- Minimum aparture
merupakan kebalikan dari maximum aparture yakni bukaan atau f-stop terkecil yang dapat dibuat oleh lensa. biasanya lensa wide angle memiliki minimum aparture f/22 sedangkan untuk lensa normal memiliki f/16 dan untuk lensa telephoto minimum f/32

- Mode
merupakan cara untuk melakukan beberapa pemotretan. bebreapa mode pada kamera sudah diprogram lebih dahulu dan dapat dipilih sesuai dengan kondisi pemotretan atau objek yang akan dipotret.

untuk saat ini mungkin hanya itu dan jangan lupa untuk melihat pembahasan pada BAB I, BAB II, BAB III, BAB IV serta BAB V untuk mengetahui apa yang telah dibahas sebelumnya mengenai istilah dasar fotografi.

salam fotografi
Read More …

seni-motret.blogspot.com - cukup banyak juga ternyata ya istilah - istilah dasar fotografi hingga saat ini masih ada istilah yang masih belum terjamah oleh seni motret padahal sampai saat ini artikel mengenai istilah fotografi sudah menginjak ke BAB V. tapi tidak apa - apa namanya jgua ingin berbagi dengan anda semua terutama para pecinta fotografi. langsung saja ini dia lanjuta dari istilah fotografi yang telah dirangkum sedemikian rupa semoga benar - benar bermanfaat bagi anda.


G

- Grain
grain merupakan penampakan dari titik - titik halus dari foto. grain ini biasa terjadi akibat dari pemotretan yang menggunakan ISO yang terlalu tinggi disaat cahaya sekitar sedang redup.

H

- Highlight
highlight ini sendiri merupakan bagian yang paling terang yang ada pada sebuah foto. dan apabila highlight ini terlalu banyak pada foto maka akan mengakibatkan foto yang terlalu exposed atau dikenal juga dengan overexposed. overexposed sangatlah mengganggu karena pasri akan terlalu banyak bagian terang dan putih pada foto.

- High Key
merupakan sebuah teknik pencampuran antara kontras foto dimana bagian hightlight disetting lebih banyak dibandingkan dengan bagian gelap sehingga tidak menyebabkan overexposed

- Hot Shoe
merupakan bagian pada kamera yang mana gunanya sebagai tempat untuk memasang extended flash. tempat dari hot sheo ini berada pada bagian atas dari kamera dan memiliki titik kontak elektronik yang mampu untuk memberikan signal pada flash sehingga langsung menembak saat tombol shutter ditekan.

I

- Infinity
infinity adalah jarak maksimal yang jauh lebih besar daripada angka yang tertulis pada selongsong kamera. infinity dilambangkan dengan angka 8 terbaring horisontal dan biasanya digunakan untuk mendapatkan DOS yang sangat dalam atau digunakan untuk memotret objek yang sangat jauh seperti bulan bintang serta tata surya.

- Infrared
infrared merupakan cahaya yang tidak tertangkap oleh mata namun dapat dilihat oleh lensa kamera. bila cahaya ini dimanfaatkan melalui filter lensa infrared atau memang kamera yang khusus untuk infrared maka mampu untuk menghasilkan foto yang sangat indah.

- ISOISO merupakan tingkat kepekaan film atau sensor terhadap cahaya. semakin tingi angka ISO-nya, maka semakin terang foto yang dihasilkan. dan jika ISO tinggi digunakan pada cahaya yang redup biasanya dapat menimbulkan grain atau noise pada foto.


terimakasih dan jangan lupa untuk melihat artikel istilah fotografi lainnya yang telah dirangkum pada BAB I, BAB II, BAB III, dan juga pada BAB IV.

salam fotografi
Read More …