Seni Motret

seni-motret.blogspot.com - nah untuk memenuhi janji seni motret pada artikel sebelumnya, kali ini akan kami bahas lanjutannya dan mungkin benjadi bab terakhir dari pembahasan istilah dasar fotografi. langsung saja sudah tidak usah panjang lebar kali tinggi lagi berikut untuk anda

T

- Telephoto
marupakan nama yang digunakan untuk lensa yang focal lenght- nya lebih panjang dari 50 mm dan memiliki sudut pandang kurang dari 45 derajat. telephoto pada umumnya memiliki panjang sekitar 80 mm, medium sekitar 135 mm dan untuk telephoto extreen bisa sampai dengan 300 mm atau lebih. untuk yang extreem biasa disebut dengan istilah termos putih yang biasanya digunakan untuk memotret benda - bendda yang sangat jauh agar terlihat lebih dekat seperti cara kerja dari teropong.

- Tripod
merupakan sebuah alat yang digunakan sebagai tumpuan atau landasan untuk memasang kamera. para fotografi biasa menggunakan tripod untuk menstabilkan kamera selama exposure terjadi. dan tripod ini sangat membantu jika melakukan exposure yang lebih lama dari 1/30 detik

- Tone
merupakan istilah lain untuk warna. tetapi jug dapat diartikan mood yang dihasilkan oleh kombinasi warna pada sebuah foto.

U

- Under Exposed
yakni kegagalan untuk mengekspose sensor dengan benar karena tidak cukupnya cahaya yang masuk ke sensor untuk memunculkan warna dan brightness. foto yang under exposed akan tampat lebih gelap dan kekurangan warna.

- UV Filter

sebuah filter lensa yang bening tanpa warna fungsinya yakni untuk mencegah sinar ultraviolet masuk ke dalam sensor.

V

- View Finder
merupakan kotak yang digunakan untuk melihat objek saat di bidik. view finder juga disebut dengan jendela bidik dan pada umumnya terletak pada layar untuk panduan exposure, fokus, dan juga kesiapan dari flash.

W

- Warm Tone
sebuah penampilan atau mood warna sebuah foto yang cenderung lebih kuning atau juga warna jingga. namun pada foto hitam putih akan terlihat menjadi sephia atau kecoklatan.

- wide angle
jenis lensa yang mampu untuk memberikan pandangan yang lebih luas. lensa ini biasanya memiliki rentang focal lenght 35 sampai dengan 244 mm. sedangkan untuk ultra wide angle memiliki panjang 20-8 mm, dengan menguganakan lensa wide angle sangat memungkinkan untuk mendapatkan fokus yang lebih merata padaseluruh bagian foto.

Z

- Zoom
merupakan kemampuan dari lensa untuk merubah focal lenght. lensa zoom sendiri tersedia dalam beberapa rentang yang berbeda seperti antara 35 sampai dengan 105 mm.

nah bagaimana dengan ulasan diatas cukup menarik kan. dan dengan akhir dari abjad yakni Z jadi artikel ini juga sebagai artikel penutup dari istilah dasar fotografi yang sudah memiliki pembahasan sampai IX BAB yang kita baca kali ini. dan lihat istilah lainnya yang tidak ada pada pembahasan kali ini pada BAB I, BAB II, BAB III, BAB IV, BAB V, BAB VI, BAB VII dan juga BAB VIII. semoga bermanfaat

salam fotografi
Read More …

seni-motret.blogspot.com - kembali lagi bersama seni motret, semoga anda tidak bosan - bosan mengunjungi situs ini sebagai refrensi fotografi anda. dan kali ini ijinkan seni motret untuk kembali melanjutkan pembahasan yang kemarin masih belum lengkap yakni masih mengenai istilah dasar fotografi. dan jika diurut sesuai dengan abjad mungkin selain pada bab VIII ini masih ada beberapa lagi nantinya sebagai penerus darirangkuman mengenai istilah dasar fotografi. langsung saja tidak berlama - lama berikut lanjutan dari pembahasan sebelumnya




S

- Saturasi
saturasi sensiri yakni istilah yang sering digunakan saat berhubungan dengan warna pada sebuah foto, seperti cerah atau tidaknya warna - warna yang terdapat pada foto. saturasi ini dapat dimanipulasi dengan menggunakan post - processing.

- Shadow
merupakan bagian tergelap dari sebuah foto. dan dapat diartikan sebagai kebalikan dari highlight yang biasanya menampilkan detil dan tekstur pada foto.

- Sharpness
sharpness merupakan ketajaman dari foto yang terfokus atau tajam pada satu titik.

- Shutter
merupakan serangkaian tirai di dalam lensa yang fungsinya untuk membiarkan cahaya yang masuk untuk dapat sampai ke sensor dalam rentang waktu tertentu.

- Shuttter release
merupakan tombol yang digunakan untuk menentukan menutupnya shutter. tombol ini mampu bekerja dalam dua bagian yakni jika ditekan setengah maka akan mencari fokus jika menggunakan mode autofocus. sedangkan jika ditekan secara penuh maka dapat menutup tirai shutter.

- Single lens reflex
single lens reflex atau sering disingkat dengan SLR merupakan jenis kamera yang memiliki cermin yang dapat digerakkan dan biasanya terletak pada bagian belakang lensa dan kaca untuk melihat objek. sensor yang terletak pada bagian belakang dari susunan cermin ini akan bergerak juga seiring dengan exposure yang terjadi. SLR dan DSLR merupakan dua sistem yang sangat berbeda dimana SLR merupakan analog sedangkan DSLR merupakan digital.

- Slow
merupakan istilah yang digunakan untuk jangka waktu exposure yang lama, biasanya saat menggunakan aperture dengan bukaan kecil atau bila shutter speed lebih lempat dari 1/30 detik.

- Stop
merupakan pengukuran cahaya yang digunakan untuk menggambarkan aperture atau shutter speed. meskipun lebih umum jika digunakan bersama aperture. perbedaan satu stop dapat diartikan dengan setengah atau dua kali lipat dari jumlah cahaya. yang perlu anda ketahui adalah stop down yang berarti mempersempit aparture dan sedangkan atop up berati melebarkan aparture.

terimakasih telah berkunjung dan mudah - mudahan bermanfaat bagi anda. untuk kali ini hanya sampai disini saja rangkuman istilah dasar fotografi bagi anda dan masih akan dilanjutkan pada bab berikutnya. jangan lupa untuk melihat yang telah meluncir sebelumnya pada BAB I, BAB II, BAB III, BAB IV, BAB V, BAB VI, serta juga pada BAB VII.

salam fotografi
Read More …

seni-motret.blogspot.com - masih ada sedikit lagi pembahasan selanjutnya mengenai istilah dasar fotografi yang masih belum terkuak pada artikel - artikel sebelumnya yang juga membahas mengenai istilah dasar fotograsi yang sudah terangkum rapi pada bab - bab yang sebelumnya. dan kali ini akan membahas lanjutan dari bab yang kemarin - kemarin yang sudah lebih dahulu meluncur di dunia maya internet. berikut beberapa istilah lanjutannya




O

- Over Exposure
merupakan istilah yang sering digunakan jika para fotografer terlalu banyak memasukkan cahaya dan mengenai sensor saat melakukan exposure. akibat dari terjadinya over exposure adalah hilangnya detail dan teksture dalam highlight pada sebuah foto atau gambar. dan jika sudah terlalu parah hal tersebut dapat mengakibatkan kerusakan yang sangat seruis pada kualitas foto dan sangat memungkinkan kehilangan informasi foto.

P

- Panning
merupakan sebuah teknik pemotretan dimana sebuah kamera mengikuti dari gerakan objek saat dilakukannya exposure, dan biasanya panning inidilakukan dengan menggunakan shutter speed yang pelan.

- Polarizing Fitter
merupakan sebuah filter yang mampu digunakan untuk meneruskan gelombang cahaya ke satu arah. filter yang satu ini biasa digunakan oleh para fotografer untuk memperdalam warna biru pada langit, mengurangi kontras pada suatu tempat yang memiliki cahaya yang sangat terang, dan untuk menembus dari permukaan yang memantulkan cahaya seperti air atau kaca.

- Portrait
merupakan ukuran foto dimana posisinya lebih cinderung ke arah vertical. maksud dari vertical ini adalah lebih tinggi daripada lebar dari foto. selain itu portrait juga dapat diartikan sebagai genre fotografi yang lebih berfokus pada manusia yang dijadikan sebagai objek

- Post - Processing

adalah proses yang dilakukan setelah foto selesai di ambil atau di take. post - processing biasanya lebih menggunakan program editor fotoyang dapat dipasang pada perangkat komputer dan juga dpat dikatakan sebagai editing.

nah untuk kali ini rangkuman istilah dasar fotografi hanya sampai disitu tetapi masih ada bab berikutnya dari istilah - istilah dasar fotografi ini. terimakasih dan jangan lewatkan juga istilah fotografi lainy yang telah terangkum pada BAB I, BAB II, BAB III, BAB IV, BAB V, serta juga pada BAB VI.

salam fotografi
Read More …

seni-motret.blogspot.com - setelah meluncurkan artikel yang masih mengenai istilah dasar fotografi beberapa waktu lalu, hari ini masih melanjutkan beberapa istilah yang masih belum ada pada artikel - artikel sebelumnya. langsung saja kita simak istilah dasar fotografi yang terangkum dalam bab VI berikut ini





L

- Landscape
lanscape merupakan ukuran foto dimana bentunya lebih cenderung horizontal. horisontal sendiri yakni lebih lebar daripada lebih tinggi. selain itu landscape juga dapat diartikan sebagai genre fotografi yang menangkap pemgandangan alam yang sangat luas sebagai objek foto.

- Lensa
lensa yakni kombinasi darikaca dan ruang udara yang telah diatur dalam sebuah selongsong. di dalam lensa juga sudah terdapat diafragma yang dapat membuka dan menutup untuk memungkinkan jumlah cahaya yang masuk. pengaturan cahaya tersebut dikontrol secara manual oleh sebuah ring pada bagian luar dari kamera. fungsi dari lensa sendiri ada dua yakni sebagai pemusat cahaya ke sensor dan yang kedua sebagai pengontrol dari jumlah cahaya yang mampu untuk diteruskan ke sensor dengan menggunakan aparture. sedangkan untuk lensa autofocus bisa dilengkapi dengan motor yang dapat memungkinkan untuk gerak maju mundur untuk mengubah titik fokus.

M

- Makro
makro merupakan istilah lain dari fotografi close - up. tetapi macro lebih spesifik lagi dengan pemotretan sebuah objek yang dariukuran aslinya menjadi lebih besar lagi. makro ini juga dapat digambarkan dengan menggunakan rasio, misalkan rasio 1:2 itu berarti objek di dalam foto setengah dari ukuran aslinya.

- Manual
sebuah mode exposure dimana semua pengaturan exposure - nya dibuat secara sendiri oleh sang fotografer dengan memilih pengaturan angka aparture dan shutter speed secara manual. selain itu juga dapat berarti sebagai buku panduan dasar yang ada pada kamera yang anda beli.

- Maximum Apaerture
merupakan bukaan atau f-stop terbesar yag dapat dibuat oleh lensa. lensa f/1.4 adalah lensa cepat karena memiliki maksimum aperture yang lebih lebar sementara untuk lensa f/4.5 merupakan lensa yang lambat karena memiliki maximum aparture yang lebih sempit. lensa yang cepat sangat membantu anda jika anda menggunakan lensa tersebut dalam sesi pemotretan dalam cahaya yang redup.

- Minimum aparture
merupakan kebalikan dari maximum aparture yakni bukaan atau f-stop terkecil yang dapat dibuat oleh lensa. biasanya lensa wide angle memiliki minimum aparture f/22 sedangkan untuk lensa normal memiliki f/16 dan untuk lensa telephoto minimum f/32

- Mode
merupakan cara untuk melakukan beberapa pemotretan. bebreapa mode pada kamera sudah diprogram lebih dahulu dan dapat dipilih sesuai dengan kondisi pemotretan atau objek yang akan dipotret.

untuk saat ini mungkin hanya itu dan jangan lupa untuk melihat pembahasan pada BAB I, BAB II, BAB III, BAB IV serta BAB V untuk mengetahui apa yang telah dibahas sebelumnya mengenai istilah dasar fotografi.

salam fotografi
Read More …

seni-motret.blogspot.com - cukup banyak juga ternyata ya istilah - istilah dasar fotografi hingga saat ini masih ada istilah yang masih belum terjamah oleh seni motret padahal sampai saat ini artikel mengenai istilah fotografi sudah menginjak ke BAB V. tapi tidak apa - apa namanya jgua ingin berbagi dengan anda semua terutama para pecinta fotografi. langsung saja ini dia lanjuta dari istilah fotografi yang telah dirangkum sedemikian rupa semoga benar - benar bermanfaat bagi anda.


G

- Grain
grain merupakan penampakan dari titik - titik halus dari foto. grain ini biasa terjadi akibat dari pemotretan yang menggunakan ISO yang terlalu tinggi disaat cahaya sekitar sedang redup.

H

- Highlight
highlight ini sendiri merupakan bagian yang paling terang yang ada pada sebuah foto. dan apabila highlight ini terlalu banyak pada foto maka akan mengakibatkan foto yang terlalu exposed atau dikenal juga dengan overexposed. overexposed sangatlah mengganggu karena pasri akan terlalu banyak bagian terang dan putih pada foto.

- High Key
merupakan sebuah teknik pencampuran antara kontras foto dimana bagian hightlight disetting lebih banyak dibandingkan dengan bagian gelap sehingga tidak menyebabkan overexposed

- Hot Shoe
merupakan bagian pada kamera yang mana gunanya sebagai tempat untuk memasang extended flash. tempat dari hot sheo ini berada pada bagian atas dari kamera dan memiliki titik kontak elektronik yang mampu untuk memberikan signal pada flash sehingga langsung menembak saat tombol shutter ditekan.

I

- Infinity
infinity adalah jarak maksimal yang jauh lebih besar daripada angka yang tertulis pada selongsong kamera. infinity dilambangkan dengan angka 8 terbaring horisontal dan biasanya digunakan untuk mendapatkan DOS yang sangat dalam atau digunakan untuk memotret objek yang sangat jauh seperti bulan bintang serta tata surya.

- Infrared
infrared merupakan cahaya yang tidak tertangkap oleh mata namun dapat dilihat oleh lensa kamera. bila cahaya ini dimanfaatkan melalui filter lensa infrared atau memang kamera yang khusus untuk infrared maka mampu untuk menghasilkan foto yang sangat indah.

- ISOISO merupakan tingkat kepekaan film atau sensor terhadap cahaya. semakin tingi angka ISO-nya, maka semakin terang foto yang dihasilkan. dan jika ISO tinggi digunakan pada cahaya yang redup biasanya dapat menimbulkan grain atau noise pada foto.


terimakasih dan jangan lupa untuk melihat artikel istilah fotografi lainnya yang telah dirangkum pada BAB I, BAB II, BAB III, dan juga pada BAB IV.

salam fotografi
Read More …

seni-motret.blogspot.com - kembali lagi bersama seni motret semoga anda tidak bosan dengan kehadiran seni motret. aktifitas memotret memanglah sangat menyenangkan apalagi yang sudah sangat hobi dan ingin menekuni dunia ini. masih tetap untuk membahas istilah dasar fotografi, kali ini yang akan dibawakan yakni lanjutan dari istilah - istilah sebelumnya yang telah iposting pada situs ini. dan dengan harapan anda tidak bosan bahkan dapat menambah wawasan mengenai dunia fotorafi. langsung saja yuk kita sambung istilah dasar fotografi yang belum terdapat pada artikel sebelumnya

F

- F-Number
f dan serangkaian angka menggambarkan besar atau kecilnya bukaan diafragma atau aparture. ketentuannya seperti berikut ini. jika angkanya besar, maka semakin kecil aparturenya. begitupun juga sebaliknya bila angkanya semakin besar maka bukaan dari aparturenya menjadi semakin kecil.

- Filter
filter merupakan salah satu aksesoris yang dipasang pada sebuah lensa kamera. bentuk dari filter ini bisa berupa lingkaran atau juga bahkan ada yang berbentuk persegi. filter sendiri telah dilengkapi dengan kaca khusus yang fungsinya sebagai penghasil efek yang dapat digunakan pada saat melakukan proses pemotretan. arti lain yang didapat dari filter yakni berupa efek yang dihasilkan pada saat olah digital melalui berbagai pengaturan.

- Flare
flare merupakan cahaya yang ditangkap oleh lensa kamera yang dapat menghasilkan bagian terang dan gelap atau juga dapat dikatakan sebagai bocoran cahaya berwarna pada foto. flare sendiri sangat dihindari oleh para fotografer karena dapat membuat hasil jepretan tidak maksimal, namun sebesarnya flare juga dapat dimanfaatkan untuk membuat foto yang lebih kreatif.

- Flash
flash merupakan lampu yang dapat digunakan untuk memberikan cahaya tambahan saat melakukan proses pemotretan. flas terbagi menjadi dua jenis yakni flash yang sudah ada pada kamera atau lebih sering disebut dengan built in flash, dan juga ada yang di luar dari kamera atau dapat dikatakan dengan terpisah dengan kamera. flash yang terpisah dari kamera tersebut sering dikenal dengan extended flash. nah untuk yang extended flash ini pemasangannya diletakkan pada bagian hot shoe kamera.

- Focal Lenght
merupakan jarak dari lensa ke sensor atau film yang mengarahkan cahaya. ukuran panjang ini biasa digambarkan dengan milimeter. lensa yang memiliki focal lenght-nya pendek seperti misalnya 28 mm, dapat memberikan sudut pandang yang lebih besar dan biasanya lebih sering digunakan pada pemotretan landscape. sementara yang focal lenght-nya panjang contohnya saja 200 mm, biasanya lensa yang focal lenght panjanga seperti itu sering digunakan untuk pemotretan macro atau close up karena memiliki pandangan yang sempit.

- Focus
fokus adalah titik tengah dari cahaya atau bagian tajam dari foto melalui sensor kamera

- Focus Lock
focus lock atau dikenal dengan FL tersedia pada kamera dengan sistem autofocus. fungsi dari FL adalah mengunci fokus yang telah didapat agar tidak berubah atau goyang.s

- Frame
merupakan bagian luar dari foto atau ukuran lebar dan tingi dari foto.

terimakasih dan jangan lupa juga untuk melihat istilah - istilah lain yang telah di publish sebelumnya pada BAB I, BAB II, serta juga BAB III

salam fotografi
Read More …

seni-motret.blogspot.com - setelah asik membahas istilah dasar dalam fotografi sebelumnya pada pembahasan BAB I, dan BAB II, ternyata masih banyak lagi istilah - istilah fotografi yang digunakan. dan untuk menyambungnya masih memerlukan beberapa BAB lagi yang mungkin akan segera hadir. dan untuk kali ini saya menghadirkan BAB III yang masih tetap untuk mengulas apa saja istilah - istilah dasar dalam fotografi. semoga dengan menjadikannya beberapa bab ada tidak bosan dan menjadikan mata dan pikiran anda tidak terlalu ter explore terlalu banyak dan tidak memusingkan anda. langsung saja berikut lanjuta dari istilah dasar dari sebelumnya

C

- Cable Release
merupakan sebuah kabel yang tersambung ke tombol shutter pada kamera yang ujung lainnya merupakan tombol pengganti dari tombol shutter. metode ini biasanya sering digunakan untuk mencegah terjadinya goncangan saat tombol shutter ditekan dan sangat cocok untuk long exposure.

- Close Up
close up merupakan foto yang dibuat dengan jarak yang sangat dekat dari pandangan normal. dan biasanya foto close up ini digunakan untuk menampilkan detail dari objek terutama pada objek - objek yang cukup kecil.

- Crop
crop sendiri berarti memotong yang artinya merupakan pemilihan sebagian dari sebuah foto penuh melalui sebuah program foto pada computer. dan pemotongan atau pemilihan foto tersebut merupakan kehendak penuh dari sang fotografi untuk mengambil bagian mana yang akan diambil dan yang akan dibuang.

D


- Depth of field
depth of field biasanya disingkat menjadi DOF yakni bagian dari sebuah foto yang terfokus dan tertangkap tajam. DOF sendiri biasanya sangat dipengaruhi oleh beberapa pengaturan seperti ukuran lensa yang digunakan, angka aperture, dan juga jarak antara kamera dengan objek. DOF dapat diatur secara manual oleh fotografer bisa dangkal ataupun dalam. DOF yang dangkal berarti area fokusnya sempit sedangkan untuk DOF dalam berarti area fokusnya sangat luas.

- Digital SLR
merupakan sebuah kamera digital yang mana lensa dari kamera tersebut dapat di ganti - ganti dan masih menyediakan pengaturan manual untuk kebebasan sang fotografer mendapatkan hasil yang dikehendakinya.

E

- Exposure
exsposure berarti jumlah cahaya yang masuk melalui lensa dan diteruskan ke sensor kamera. penentu dari exposure sendiri ditentukan oleh aperture yakni diameter dari bukaan lensa, shutter speed yang merupakan kecepatan dari cahaya yang terekam dalam sensor, dan juga oleh ISO yang merupakan kepekaan sensor terhadap cahaya. jadi exsposure dapat diartikan dengan kombinasi dari jumlah dan lamanya cahaya yang masuk dan diteruskan ke dalam sensor

salam fotografi
Read More …

seni-motret.blogspot.com - setelah beberapa waktu lalu telah membahas mengenai istilah dasar fotografi pada artikel Istilah Dasar Fotografi BAB I, kali ini saya akan mengajak anda untuk melanjutkan istilah - istilah dasar fotografi yang lain dan dirangkum dalam artikel BAB II ini. langsung saja jika pada artikel sebelumnya hanya membahas beberapa istilah yang dirangkum dalam abjad A, kali ini akan dilanjutkan dan diawali dengan istilah yang huruf depannya menggunakan abjad B dan seterusnya. langsung saja ini dia istilah - istilahnya



B

- Bulb
bulb sendiri merupakan pengaturan shutter yang akan terus terbuka selama tombol shuuter masih belum ditekan. biasanya metode ini digunakan oleh fotografer jika sedang memotret atau take foto dalam keadaan yang sangat minim akan cahaya dan pada malam hari agar cahaya yang masuk kedalam lensa lebih banyak dan membuat hasil foto tidak menjadi gelap

- Background
backgroud merupakan salah satu bagian yang terletak pada bagian belakang objek utama. background ini dapat anda jadikan tajam atau kabur dengan menggunakan teknik pemilihan fokus dan juga dapat pula menggunakan manipulasi depth of field.

- Backlight
backlight adalah pencahayaan yang datang dari belakang objek yang akan di take atau dibidik berdasarkan dari posisi kamera. biasanya objek yang terkena cahaya backlight akan terlihat lebih gelap kecuali jika diberikan cahaya tambahan dari depan objek menggunakan flash akan terlihat sedikit terang. namun backlight ini jika dalamkeadaan yang sangat sempurna akan menghasilkan siluet yang sangat bagus.

- Blur
blur merupakan bagian yang tidak tajam yang terjadi pada sebuah foto yang diakibatkan oleh gerakan kamera atau objek yang akan di take saat exposure. pada dasarnya blur juga banyak dimanfaatkan sebagai efek kreatif sebagai pelembutan beberapa bagian foto.

- Brightness
brightness sendiri merupakan terang atau gelapnya objek. jumlah dari kecerahan pada objek sangat tergantung pada seberapa banyak cahaya yang menerangi objek tersebut. dan pengukuran kecerahan suatu objek biasanya disimbolkan dengan istilah EV pada kamera.  EV itu sendiri merupakan kombinasi antara aperture dan shutter speed.

- Bokeh

sedikit aneh ya tapi bokeh ini merupakan teknik yang digunakan untuk mengaburkan bagian background pada foto secara artistik. dan biasanya merupakan titik - titik cahaya yang membentuk lingkaran yang sangat lembut.


salam fotografi
Read More …

seni-motret.blogspot.com - bagi para fotografer yang mungkin masih bingung dengan istilah - istilah fotografi seperti beberapa diantaranya exposure, iso, diafragma, dan lain - lainnya tetapi masih malu untuk bertanya takut di buli dengan teman sendiri, tenang saja berikut ini akan saya sajikan beberapa istilah yang sering digunakan dlam dunia fotografi. seni motret telah mengumpulkan berbagai istilah yang didapatkan dari berbagai sumber dan telah dirangkum pada artikel ini dan karena terlalu banyaknya istilah akan hadir dalam beberapa bagian atau bab dan telah disusun berdasarkan dengan abjad atau alfabetik. semoga artikel ini dapat membantu anda yang mungkin masih baru dalam dunia fotografi atau yang ingin mengetahui lebih dalam dunia fotografi. baiklah untuk mempersingkat waktu langsung saja berikut rangkuman istilah fotografi untuk anda.

A


- Aperture
aperture merupakan bukaan lensa yag ukurannya dikontol oleh diafragma. istilah ini juga sering kali disebut dengan f/stops. misalnya f/3, f/4 dan seterusnya yang ukurannya dengan membagi antara focal length lensa dengan diameter aperture. satu contoh jika f/11 pada lensa maka focal lengthnya 110mm dab itu artinya bukaan lensanya sebesar 10mm. semakin besar bukaannya, maka semakin rendah juga angka f-nya dan semakin banyak juga cahaya yang akan masuk melalui lensa.

- Aperture Priority
istilah ini adalah mode yang ditemui pada kamera DSLR dimana fotografer dapat memilih angka aperture dan kamera akan menentukan dengan sendirinya pengaturan lainnya yang sesuai. jika pada kamera DSLR canon aperture priority ini dilambangkan dengan huruf AV sedangkan pada kamera nikon dilambangkan dengan huruf A.

- Autofokus
autofocus adalah istilah yang sering digunakan untuk menemukan titik fokus secara otomatis. titik tersebut telah ditentukan oleh lensa kamera yang akan mendeteksi letak dari objek yang akan dibidik. pada kamera DSLR autofocus dilampangkan dengan huruf AF.

- Automode
auto mode merupakan mode pemotretan dimana semua pengaturan telah di tentukan oleh kamera. seorang fotografer yang menggunakan ini hanya tinggal membidik dan menekan tombol shutter pada kamera. automode ini dilambangkan dengan warna hijau pada kamera. dan mode ini sebagian besar digunakan pada kamera digital saku.

salam fotografi
Read More …

seni-motret.blogspot.com - jika dilihat dari segi bahasa fotografi jika dalam bahasa inggris yakni photograpy. kata itu sendiri sebenarnya berasal dari kata yunani yang merupakan gabungan dari dua kata yakni antara photos dan juga grafo. dalam bagasa yunani kata photos diartikan cahaya sedangkan kata grafo diartikan dengan melukis atau menulis. jadi dari segi bahasa fotografi tersebut adalah proses melukis atau menulis yang menggunakan media cahaya. nah jika dilihat secara umum photography atau fotografi diartikan sebagai proses atau metode untuk menghasilkan sebuatu gambar atau foto suatu objek melalui pentulan cahaya yang mengenai objek.


alat yang paling populer untuk menangkap cahaya yakni disebut dengan camera. dan prinsip fotografi sendiri adalah memfokuskan cayaha dengan abntuan dari pembiasan sehingga mampu untuk membakar medium penangkap cahaya. untuk dapat menghasilkan intensitas cahaya yang tepat dapat menggunakan alat ukur yang dinamakan dengan lightmeter. setelah melakukan ukuran pencahayaan yang tepat seorang fotografer dapat mengatur intensitas cahaya dengan mengubah kombinasi iso atau asa, diafragma, kecepatan, serta kombinasi dari diafragma dan speed.

namun di era fotografi digital saat ini dimana penggunaan film sudah mulai berkurang dab sudah tergeser. penggunaan kecepatan film yang awalnya digunakan telah di kembangkan menjadi digital iso.

di dalam dunia fotografi juga terdapat istilah - istilah yang harus dipahami seperti :
1. diafragma ( bukaan lensa )
2. fokus ( titik tengah )
3. lensa ( mata kamera )
4. shutter speed ( kecepatan rana )
5. iso ( pencahayaan )
6. komposisi
7. deep of field ( ruang tajam )
8. macro
9. manual
10. matering
11. Ne / Nes
12. dan masih banyak istilah - istilah lainya yang berlaku dan menjadi dasar di dunia fotografi

nah diatas teresbut merupakan istilah yang sering ditemui dalam dunia fotografi dan yang satu ini adalah jenis kamera yang sering digunakan untuk melakukan pemotretan atau pengambilan gambar. jenis - jenis kamera tersebut seperti

1. kamera obscura
2. analog camera
3. box camera
4. brownie camera
5. cinematographe
6. digital camera
7. folding camera
8. instant image camera
9. kinestoscopic camera
10. large format camera
11. lomo camera
12. mammoth camera
12. medium format camera
13. pocket camera
14. point & shoot camera
15. prosumer camera
16. rapatronic camera
17. rotating camera
18. single lens reflex camera
19. stereo camera
20. twins lens reflex camera
21. view camera

nah itu sedikit pengetahuan mengenai fotografi semoga dapat menjadi ilmu baru bagi anda dan semoga bermanfaat. terimakasih telah berkunjung dan membaca artikel yang cukup sederhana tersebut.

salam fotografi
Read More …