seni-motret.blogspot.com - setelah meluncurkan artikel yang masih mengenai istilah dasar fotografi beberapa waktu lalu, hari ini masih melanjutkan beberapa istilah yang masih belum ada pada artikel - artikel sebelumnya. langsung saja kita simak istilah dasar fotografi yang terangkum dalam bab VI berikut ini
lanscape merupakan ukuran foto dimana bentunya lebih cenderung horizontal. horisontal sendiri yakni lebih lebar daripada lebih tinggi. selain itu landscape juga dapat diartikan sebagai genre fotografi yang menangkap pemgandangan alam yang sangat luas sebagai objek foto.
- Lensa
lensa yakni kombinasi darikaca dan ruang udara yang telah diatur dalam sebuah selongsong. di dalam lensa juga sudah terdapat diafragma yang dapat membuka dan menutup untuk memungkinkan jumlah cahaya yang masuk. pengaturan cahaya tersebut dikontrol secara manual oleh sebuah ring pada bagian luar dari kamera. fungsi dari lensa sendiri ada dua yakni sebagai pemusat cahaya ke sensor dan yang kedua sebagai pengontrol dari jumlah cahaya yang mampu untuk diteruskan ke sensor dengan menggunakan aparture. sedangkan untuk lensa autofocus bisa dilengkapi dengan motor yang dapat memungkinkan untuk gerak maju mundur untuk mengubah titik fokus.
makro merupakan istilah lain dari fotografi close - up. tetapi macro lebih spesifik lagi dengan pemotretan sebuah objek yang dariukuran aslinya menjadi lebih besar lagi. makro ini juga dapat digambarkan dengan menggunakan rasio, misalkan rasio 1:2 itu berarti objek di dalam foto setengah dari ukuran aslinya.
- Manual
sebuah mode exposure dimana semua pengaturan exposure - nya dibuat secara sendiri oleh sang fotografer dengan memilih pengaturan angka aparture dan shutter speed secara manual. selain itu juga dapat berarti sebagai buku panduan dasar yang ada pada kamera yang anda beli.
- Maximum Apaerture
merupakan bukaan atau f-stop terbesar yag dapat dibuat oleh lensa. lensa f/1.4 adalah lensa cepat karena memiliki maksimum aperture yang lebih lebar sementara untuk lensa f/4.5 merupakan lensa yang lambat karena memiliki maximum aparture yang lebih sempit. lensa yang cepat sangat membantu anda jika anda menggunakan lensa tersebut dalam sesi pemotretan dalam cahaya yang redup.
- Minimum aparture
merupakan kebalikan dari maximum aparture yakni bukaan atau f-stop terkecil yang dapat dibuat oleh lensa. biasanya lensa wide angle memiliki minimum aparture f/22 sedangkan untuk lensa normal memiliki f/16 dan untuk lensa telephoto minimum f/32
- Mode
merupakan cara untuk melakukan beberapa pemotretan. bebreapa mode pada kamera sudah diprogram lebih dahulu dan dapat dipilih sesuai dengan kondisi pemotretan atau objek yang akan dipotret.
untuk saat ini mungkin hanya itu dan jangan lupa untuk melihat pembahasan pada BAB I, BAB II, BAB III, BAB IV serta BAB V untuk mengetahui apa yang telah dibahas sebelumnya mengenai istilah dasar fotografi.
salam fotografi
L
- Landscapelanscape merupakan ukuran foto dimana bentunya lebih cenderung horizontal. horisontal sendiri yakni lebih lebar daripada lebih tinggi. selain itu landscape juga dapat diartikan sebagai genre fotografi yang menangkap pemgandangan alam yang sangat luas sebagai objek foto.
- Lensa
lensa yakni kombinasi darikaca dan ruang udara yang telah diatur dalam sebuah selongsong. di dalam lensa juga sudah terdapat diafragma yang dapat membuka dan menutup untuk memungkinkan jumlah cahaya yang masuk. pengaturan cahaya tersebut dikontrol secara manual oleh sebuah ring pada bagian luar dari kamera. fungsi dari lensa sendiri ada dua yakni sebagai pemusat cahaya ke sensor dan yang kedua sebagai pengontrol dari jumlah cahaya yang mampu untuk diteruskan ke sensor dengan menggunakan aparture. sedangkan untuk lensa autofocus bisa dilengkapi dengan motor yang dapat memungkinkan untuk gerak maju mundur untuk mengubah titik fokus.
M
- Makromakro merupakan istilah lain dari fotografi close - up. tetapi macro lebih spesifik lagi dengan pemotretan sebuah objek yang dariukuran aslinya menjadi lebih besar lagi. makro ini juga dapat digambarkan dengan menggunakan rasio, misalkan rasio 1:2 itu berarti objek di dalam foto setengah dari ukuran aslinya.
- Manual
sebuah mode exposure dimana semua pengaturan exposure - nya dibuat secara sendiri oleh sang fotografer dengan memilih pengaturan angka aparture dan shutter speed secara manual. selain itu juga dapat berarti sebagai buku panduan dasar yang ada pada kamera yang anda beli.
- Maximum Apaerture
merupakan bukaan atau f-stop terbesar yag dapat dibuat oleh lensa. lensa f/1.4 adalah lensa cepat karena memiliki maksimum aperture yang lebih lebar sementara untuk lensa f/4.5 merupakan lensa yang lambat karena memiliki maximum aparture yang lebih sempit. lensa yang cepat sangat membantu anda jika anda menggunakan lensa tersebut dalam sesi pemotretan dalam cahaya yang redup.
- Minimum aparture
merupakan kebalikan dari maximum aparture yakni bukaan atau f-stop terkecil yang dapat dibuat oleh lensa. biasanya lensa wide angle memiliki minimum aparture f/22 sedangkan untuk lensa normal memiliki f/16 dan untuk lensa telephoto minimum f/32
- Mode
merupakan cara untuk melakukan beberapa pemotretan. bebreapa mode pada kamera sudah diprogram lebih dahulu dan dapat dipilih sesuai dengan kondisi pemotretan atau objek yang akan dipotret.
untuk saat ini mungkin hanya itu dan jangan lupa untuk melihat pembahasan pada BAB I, BAB II, BAB III, BAB IV serta BAB V untuk mengetahui apa yang telah dibahas sebelumnya mengenai istilah dasar fotografi.
salam fotografi
